Sabtu, 27 Juli 2013

Disini Menantimu, Rizky :')


Aku akan mencoba menerima ini

Aku tak peduli orang lain berkata aku sangat bodoh karena menanti mu
Aku tidak peduli harus sampai kapan aku menunggu, menunggu tidak ada jarak diantara kita
Aku akan disini menunggumu dengan senyum manis ku
Hanya orang-orang bodoh dan lemahlah, yang mengalah pada keadaan
Percayalah! Jika suatu saat aku menunggu mu, dan ada oranglain bersama ku, dia bukanlah siapa-siapa
Aku akan tetap menunggumu kembali, meski sesekali orang lain menghampiri untuk mencoba mengakhiri menantianku
Aku hanya mempercayaimu, orang-orang yang menghampiriku hanya bersandiwara belaka
Aku akan tetap menanti..
Iya aku tunggu kepulanganmu, kita akan bersama-sama kelak..

Kamu Tidak Pernah Tau!

Ketika malam mulai hadir, ketika sebagian insan manusia mulai beristirahat. Aku masih sibuk bergulat dengan hati dan fikiran. Aku mencoba melawan itu dengan sekuat tenaga, mencoba memejamkan mata dengan tenang.  Tapi , ahh.. tetap saja aku tidak bisa. Aku mulai membenci hal ini aku tidak suka! Ya aku memang tidak suka! Aku bisa menahan segala rasa sakit dan takut ku, tapi.. mengapa hal ini tidak bisa? RINDU;  Hah.. kata sederhana memang tapi berjuta rasa.
               
                Apa? Lagi-lagi aku merindukan mu?
Aku tau aku salah, aku tau aku bukan perempuan kuat yg dapat menahan ini, tapi sungguh aku juga tidak tahu mengapa hal itu kembali hadir?
               
                Kamu tidak tau kan? Betapa tersiksanya aku dengan perasaan ini?
                Kamu tidak tau kan? Betapa aku menderita dengan hal ini?
                Kamu tidak tau kan? Ketika aku mulai rindu, aku mencoba menghubungi mu walau hanya lewat pesan singkat ku
                Kamu tidak tauu kan? Betapa aku berharap dapat bermanja-manja dengan mu?
                Tapi kamu juga tidak tau kan? Betapa sedihnya aku ketika sikap mu mulai dingin seperti udara malam.
                Kamu juga tidak tau kan? Betapa aku menyembunyikan semua ini?
                Kamu juga tidak tau kan? Aku tidak kuasa untuk mengatakan bahwa aku benar-benar rindu padamu malam ini!
                Kamu tidak tau juga? Bahwa aku hanya ingin berbincang dengan mu sampai aku dapat terlelap.
                Kamu juga tidak tau kan? Dalam hati aku hanya ingin menatapmu, itu lebih dari cukup!
                Kamu juga pernah tau? Bagaimana perasaanku ketika rasa rindu itu datang menggebu.. tapi, aku sulit menghubungimu!
                Kamu juga tidak pernah tau kan? Bagaimana cemasnya aku? Bagaimana aku harus sampai menahan sesaknya didada?
                Iya sayang.. kamu memang tidak pernah tau! Kalau aku katakan “aku merindukan mu” dalam hati  jauh ku katakan “Sungguh, aku sangat merindukan mu saat ini, apa bisa kita berbincang sejenak?”

Ahh.. sudahlah aku tak kuasa untuk mengatakannya, kamu cukup membalas pesan singkat ku dengan kata Iya, Oh, Enggak, Yaudah dan kata singkat yang lain pun itu sudah cukup bagiku.

Sudahlah, aku mulai lelah ketika rasa RINDU itu datang, yaa harusnya memang kamu tau, tapi kamu memang tidak tahu. Dan kamu tidak pernah tau…

Ahh kamu!

Ah kamu! Entah sejak kapan kamu mulai hadir, entah sejak kapan namamu mulai mengiang dan melayang-layang dibenakku setiap malamnya
Ah kamu! Entah sejak kapan aku mulai mengenalmu, kamu hanya berjalan melewatiku saja, kamu juga hanya melirik ku dan bukan menatap ku kala itu.
Ah kamu! Mengapa kamu bisa tertahan dibenakku kini? Sungguh aku tidak pernah memaksamu untuk hadir dibenakku
Ah kamu! Kenapa kamu mulai akrab dengan ku? Dan kamu tau? Aku mulai merasa nyaman bersenda gurau dengan mu, yaa bersenda gurau mulanya.
Ah kamu! Ketika itu kenapa kamu buat aku bingung? Entah, apa sikap ramah dan menyenangkan kepada semua orang itu yang aku salah artikan? Aku kira kamu hanya menyenangkan dimata ku.
Ah kamu! Lagi-lagi buat aku bingung, kenapa aku harus marah? Kenapa aku harus sedih? Dan kenapa pula aku tidak rela ketika kamu bersama teman ku? Apa ini cemburu? Ahh kamu.. Entah..
Ah kamu! Ketika itu aku hanya mengagumi mu dalam diam, bersikap wajar dan tidak gelisah sesaat ketika ku lihat kau bersama teman ku. Dan ini drama menyebalkan!
Ah kamu! Lagi-lagi aku mencoba tak peduli antara kamu dengan temanku.
Ah kamu! Seketika aku merasa damai atau apa dengan perasaan ku seketika ku tau kau tak lagi bersama dengan temanku itu. Akhirnya berakhirlah drama menyebalkan itu
Ah kamu! Aku tidak tau dan tidak menyangka kau mencoba mendekati ku, karena memang aku tak mau berharap lebih padamu.
Ah kamu! Mau mu apa? Ketika aku sudah nyaman dengan pertemanan kita, kau katakan bahwa kau juga menyukai ku sejak dulu?
Ah kamu! Kamu tau? Seketika aku kaget, gembira atau apa. Aku bingung mendeskripsikannya. Aku takut jika kita bersama kelak, kamu akan berubah menjadi sosok yg menyebalkan.
Ah kamu! Lagi-lagi kamu berusaha meyakinkan.  Seketika, mana bisa aku menolak hadirmu? Toh kamu kan yang selalu ku tunggu? Iya..
Ah kamu! Kini kamu yang selalu membuat ku tertawa lepas, selalu mengukir senyum, selalu ada buat aku.
Ah kamu! Kamu tau? Ada rasa ketakutan itu hadir kembali membayangi setiap malamku, dan kamu tau apa? JARAK yaa.. aku takut kita terpisah
Ah kamu! Lagi-lagi aku penuh harap padamu, aku berharap kamu tidak meninggalkan ku, aku berharap kamu masih disini bersama ku
Ah kamu! Yaa kamu! Kamulah yang selalu aku harapkan, yang selalu aku tunggu, dan selalu ada dibenak dan hatiku. Ya hanya kamu! Dan Ah lagi-lagi kamu!
J